Minggu, 22 April 2012

tugas-tugas entrepreneur (tugas 1 kelompok)



BAB I
PENDAHULUAN

a.             Latar Belakang
1 Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenadengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan. DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.
Kewirausahaan (Inggris: Entrepreneurship) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya.
 




b.            Rumusan Masalah
Definisi dari Entrepreneurship atau biasa dikenal dengan Kewirausahaan ?
c.             Batasan Masalah
·      Dalam judul ini , akan ada pembahasan Definisi dari Kewirausahaan.

d.             Tujuan
Melalui  pembahasan Kewirausahaan, baik dari Definisi sampai tahap-tahap diharapkan dapat membantu kita atau para pembaca agar lebih mengerti tentang Kewirausahaan ini. Sekaligus dapat kita gunakan sebagai pedoman untuk mendirikan peluang usaha dan membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.











BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1           Kewirausahaan
2.1.1          Definisi Kewirausahaan
Entrepreneur atau biasa dikenal dengan Kewirausahaan. Kewirausahaan memiliki arti yang sangat luas. Berikut beberapa pengertian menurut para Ahli :
1.    Peter F Drucker :
Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different).
·         Kemampuan untuk menciptakan sebuah lapangan pekerjaan yang baru dan paling di butuhkan oleh masyarakat.
2.    Arif F. Hadipranata :
Wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.
·         Pelaku bisnis yang siap mengambil resiko guna mengatur dan mengelola setiap jalannya perusahaan serta menerima keuntungan baik berupa uang atau bukan. Karena dengan resiko, pelaku bisnis bisa mengetahui sampai dimana perusahaan tsb berjalan.
3.    Thomas W Zimmerer :
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
·         Ketika kita bekerja atau mendirikan usaha pasti ada penerapan kreativitas dan inovasi untuk menyelesaikan semua masalah. Di setiap usaha, membutuhkan kreativitas agar memberikan hasil yang maksimal.



4.    Andrew J Dubrin :
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif. (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
·      Mendirikan dan menjalankan usaha yang inovatif dan kreatif adalah hal yang tidak mudah. Karena dengan usaha yang inovatif dan kreatif, konsumen akan memakai usaha tsb untuk menjawab semua kebutuhan mereka. 
5.    Soeharto Prawiro, 1997 :
suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).
·      Pelaku bisnis harus memahami suatu nilai untuk memulai suatu usaha dan mengembangkan usaha tsb. Karena dengan nilai itulah, usaha akan berjalan. Untung atau rugi ,pemilik usaha yang harus mengelola sesuai nilai dan aturan yang ada.
6.    Acmad Sanusi, 1994 :
suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
·      Dari nilai tsb, diwujudkan dalam sikap bertindak yang akan dijadikan pedoman sumber daya, trik dan tujuan kemudian hasil bisnis. Setiap bisnis pasti memiliki trik sendiri untuk membuat konsumen nyaman dan menjadi pelanggan. Tetapi ada trik yang tidak boleh digunakan dlm menjalankan usaha.
7.    Frank Knight,1921 :
Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang wirausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.
·      Seorang wirausahawan harus menyikapi perubahan pasar dan siap menghadapi ketidakpastian dalam dinamika pasar sebelum memulai usaha.

Karena semakin banyak persaingan maka harus ada trik untuk menarik hati para konsumen. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang, persaingan semakin ketat.
8.       Raymond, 1995 :
Wirausaha adalah orang yang kreatif dan inovatif serta mampu mewujudkanya untuk meningkatkan kesejahteraan diri masyarakat dan lingkungan.
·      Kewirausahaan berawal dari ide kreatif dan inovatif dan tentu mampu memberi kemakmuran serta kesejahteraan bagi diri sendiri, masyarakat dan lingkungan.
9.       Kasmir, 2006 :
Wirausaha adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.
·            Keberanian mengambil resiko sangat dibutuhkan untuk melalui suatu usaha. Resiko akan lebih besar jika mendirikan usaha sendiri daripada bekerja di suatu perusahaan. Karena dengan menghadapi resiko tsb maka seseorang akan mendapat pengalaman.
10.   kewirausahaan adalah ilmu, seni maupun perilaku, sifat, ciri dan watak seseorang yang me miliki kemampuan dalam mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif (create new & different).





 



KATA PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi “ ENTREPRENEUR “ dengan kata lain “ KEWIRAUSAHAAN “ yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kesalahan yang dikarenakan terbatasnya pengetahuan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.

Penulis berharap agar pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun demi sempurnanya makalah ini serta penulisan-penulisannya. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca khususnya yang akan memulai suatu usaha dan. Terima kasih.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar