Minggu, 22 April 2012

tugas-tugas entrepreneur (tugas 1 individu)


DEFINISI ENTREPRENEUR ( KEWIRAUSAHAAN )

KEWIRAUSAHAAN : ………….
  1. Bekerja dengan mendirikan peluang usaha sendiri.
ü  Bekerja dengan mendirikan peluang usaha sendiri ialah menggunakan modal sendiri diminati banyak orang namun membutuhkan modal besar agar usaha yang kita dirikan menarik banyak orang apalagi jika sangat dibutuhkan oleh mereka.
  1. Mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
ü  Mampu menciptakan lapangan kerja sendiri bisa melalui bakat atau hobby yang kita miliki. Maksudnya, jika kita mendirikan lapangan kerja sesuai bakat atau hobby sendiri maka kita bisa mengeluarkan semua ide yang selama ini telah terpendam dalam diri kita apalagi jika ada konsumen yang memiliki hobby atau bakat yang sama, pasti akan mengajak kita untuk membuka cabang.
  1. Bentuk kepribadian yang mengarah pada keberanian individu untuk mengambil sikap menciptakan lapangan kerja dengan resiko-resikonya untuk memperoleh profit.
ü  Apapun resikonya,seseorang harus berani menciptakan lapangan kerja agar memperoleh keuntungan. Karena jaman sekarang banyak persaingan bisnis dan kita sebagai pelaku bisnis harus berani dalam menghadapi persaingan pasar dan dewasa dalam bertindak.
  1. Usaha perorangan yang mandiri.
ü  Biasanya ada beberapa usaha sendiri yang dilakukan oleh perorangan. Dan, sebelum orang tersebut bekerja sendiri,harus memiliki pengalaman agar lebih mengerti dunia kerja seperti apa. Karena jika tidak, maka usaha tersebut tidak akan berjalan seperti yang kita harapkan.
  1. Mendirikan usaha sendiri dengan merintis usaha dari nol tanpa join / kerjasama dengan orang lain.
ü  Membangun usaha sendiri tanpa bekerja sama dengan orang lain. Karena bekerja sama dengan orang lain berarti kita membagi rata hasil / omset usaha yang kita dirikan.
  1. Ketika kita mendirikan usaha mandiri yang dimulai dari nol , maka kita bisa juga membuat peluang usaha ini sebagai sumber mata pencaharian masyarakat yang membuktikannya.
ü  Ketika kita mendirikan usaha mandiri kita bisa membagi kemakmuran untuk orang / masyarakat yang  butuh melalui  memberikan pekerjaan kepada mereka yang membutuhkannya.
  1. Rintisan usaha, biasanya  usaha turunan dari keluarga / perorangan / kelompok dengan segala resiko dan selalu memiliki visi, misi dan tujuan sekaligus memperoleh profit. Dan, kita bisa mengurangi pengangguran.
ü  Meneruskan usaha keluarga yang sudah dirintis dari nol dan selalu menjaga visi, misi dan tujuan sekaligus memperoleh keuntungan yang diinginkan. Dan, kita bisa mempekerjakan bagi yang pengangguran sekaligus memberi mereka pemahaman tentang semua yang mereka lakukan ketika bekerja.
  1. Proses menciptakan sesuatu nilai yang berbeda dengan mencurahkan waktu dan upaya yang diperlukan , memikul resiko-resiko finansial, psikis dan sosial yang menyertai serta menerima penghargaan / imbalan moneter dan kepuasan pribadi.
ü  Definisi seperti ini bisa kita jadikan contoh karena ada orang cacat yang mampu menjadi ”entrepreneur women”. Orang ini awalnya hanya bekerja sendiri dengan suaminya dengan membuat kerajinan tangan yaitu keset dari sisa-sisa kain yang tidak terpakai. Sisa-sisa kain ini dia jahit sendiri hingga membentuk serangkaian keset-keset lucu dan di jual di pasar. Ketika keset2 tsb laku dan laris, mereka berani membuka pusat pembuatan keset dan mempekerjakan beberapa orang cacat. Kemudian “entrepreneur women” ini mendapatkan penghargaan dari sebuah lembaga.
ü  Dari sini, kita bisa memahami, tidak semua kewirausahaan bisa di raih oleh orang normal. Kita bisa meniru seperti suami-istri tersebut, lebih bagus lagi kalau kita mempekerjakan orang cacat karena tak selamanya orang cacat tidak memiliki kemampuan.
  1. Proses mengidentifikasi, mengembangkan dan membawa visi ke dalam kehidupan. Hasil dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko / ketidakpastian.
ü  Kita hidup di dunia ini pasti membawa visi dan misi yang ingin kita capai dan kita jaga. Dan tentunya kita harus mengembangkan visi misi tersebut dalam bentuk usaha baru yang tentunya penuh dengan resiko yaitu bisa berupa mendirikan lapangan kerja.
10. Semangat , sikap , perilaku dan kemampuan seseorang dalam      menangani usaha / kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi & produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik / memperoleh keuntungan yang lebih besar.
ü  Semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha guna mencari, menciptakan serta menerapkan segala sesuatu yang lebih modern dengan meningkatkan pelayanan dan kwalitas untuk konsumen. Karena dengan menerapkan cara kerja dan meningkatkan  pelayanan, konsumen akan merasa di nomersatukan.
  1. Perorangan / kelompok / keluarga yang menjalankan usaha /  perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi.
ü  Setiap orang / kelompok / keluarga yang menjalankan usaha / perusahaan pasti akan mengalami untung / rugi. Ketika mengalami rugi, pelaku bisnis  harus meneliti kesalahannya dimana kemudian baru bisa mengulang kembali usaha mereka. Dan tentunya mereka(pemilik usaha) harus berada di tempat guna mengontrol dan mengawasi jalannya perusahaan. Tak selamanya, pelaku bisnis mengalami untung dan bisa awet karena semua bisnis di bidang apapun pasti memiliki umur kejayaan.
  1. Orang yang mengorganisir , mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha.
ü  Di dalam mendirikan usaha apapun, seseorang harus bisa mengelola dan menata usaha agar tidak sampai mengalami kehancuran. Ketika mengelola, pelaku bisnis tentu harus bisa menjaga nama perusahaan dan membuat konsumen menyukai pelayanan tsb. Tentunya harus berani menanggung resiko.
  1. Orang yang mampu menciptakan dan merancang suatu gagasan menjadi realita.
ü  Di saat kita bekerja di sebuah perusahaan milik orang lain, kita pasti  diberikan kesempatan untuk menciptakan ide-ide baru guna lebih mengembangkan perusahaan tsb. Setelah kita merasa pintar, kita pasti ingin mengeluarkan gagasan tersebut menjadi kenyataan. Kenyataan itu bisa berupa usaha sendiri dalam bentuk apapun dan yang pertama di lakukan adalah mencari nama agar perusahaan yang di bangun disukai banyak orang. Tetapi kita juga harus mengamati persaingan pasar serta menanggung semua resiko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar